Wahai lelaki yang bernama kesangsian
Dari jantung lembah bekas jejak para dewa
Kau petik buat ku setangkai bunga
Sejenak berhentilah kita bicara tentang duka
Sementara rembulan menghalangi matahari,
Kurebut ragamu dari pelukan bumi
Agar nirwana tetap menari
Diantara jemari-jemari Ilahi
Sucikan bibirku dengan senyummu
Wahai lelaki yang bernama kesangsian
Karena Kehidupan..
Hanyalah Sebuah perjalanan pulang,..
0 komentar:
Posting Komentar
Saya sangat menghargai komentar anda
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.